Kami Ingin Pelajari Bagaimana ATB Menurunkan Kebocoran Air

Artikel ini diambil dari www.atbbatam.com
Dipublikasikan Pada : 17-OCT-2017 08:17:38,   Dibaca : 243 kali
BATAM - Sebagai bentuk transformasi informasi teknologi ke sesama perusahaan air bersih, PT Adhya Tirta Batam (ATB) kembali mendapat kunjungan. ATB untuk kesekian kalinya dikunjungi oleh tim Badan pengawas PDAM Tirta Wening Kota Bandung Senin (16/10).

Berkesempatan meyaksikan langsung ruang SCADA dan GIS terintegrasi yang dibangun ATB, Rombongan Badan Pengawas PDAM Tirta Wening mendapatkan informasi seputar teknologi SCADA yang diaplikasikan ATB untuk mendukung operasional dilapangan.     

"SCADA dan GIS yang ada di ATB sudah terintegrasi sehingga untuk memonitor dan mengontrol area produksi, distribusi dan kebocoran air bisa terawasi dari jarak jauh. Dengan begitu operasional lapangan jadi bisa termonitor," ujar Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB, didampingi Manager NRW ATB Sadma Lastyanta.

Badan Pengawas PDAM Tirta Wening Kota Bandung mempelajari lebih dalam penerapan SCADA dan GIS yang terintegrasi dengan baik di ATB. Kesempatan tersebut rombongan juga mendapat penjelasan singkat sejarah lahirnya ATB dan kondisi sumber air yang ada di Batam.

"Batam cukup unik dibanding di daerah lain, disini tidak memiliki sumber air baku, hanya bersumber dari curah hujan. Bersyukurnya curah hujan di Batam intensitasnya cukup tinggi, sehingga masih bisa mensuplai air baku," jelasnya.

Selama kunjungan rombongan juga diisi dengan diskusi singkat dan saling sharing informasi baik seputar penanganan kebocoran. Hingga penerapan SCADA dan GIS yang terintegrasi.

Dengan kunjungan ini perwakilan Badan Pengawas bisa mendapatkan gambaran dan informasi-informasi khususnya menekan kehilangan air (NRW). Dari kunjungan kerja ini bisa menjadi modal untuk bisa diaplikasikan di PDAM Tirta Wening. (Corporate Communication ATB / Yusuf Riadi)