Kenali Penyebab Tagihan Air Membengkak

Artikel ini diambil dari www.atbbatam.com
Dipublikasikan Pada : 28-MAR-2018 10:04:59,   Dibaca : 2155 kali
Pelanggan air bersih PT Adhya Tirta Batam masih ada yang mengeluhkan mengenai tagihan air ATB yang dibayarkan dengan cukup tinggi setiap bulannya. Menurut pengakuan pelanggan tersebut telah memakai air dengan kondisi sewajarnya. Terkadang ada juga pelanggan yang sempat menduga bahwa ATB menaikkan tarif aliran air bersih tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu, sehingga tagihan air pun melonjak. Lonjakan tagihan air yang signifkan terjadi pada beberapa pelanggan bukan karena kenaikan tarif air bersih ATB.

"Tagihan pelanggan yang meningkat, tentunya bukan karena kenaikan tarif. Sejak 2011 sampai saat ini ATB tidak pernah menaikan tarif untuk golongan Rumah Tangga 2D, masih berdasarkan tarif Rp2.000/m3 untuk 10 m3 pertama," ujar Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB.

Ada beberapa faktor penyebab yang menjadikan tagihan air bersih pelanggan ATB melonjak. Salah satunya karena kebocoran pada jaringan pipa dalam pelanggan.

"Tagihan air yang tinggi bisa terjadi karena kebocoran pada jaringan pipa dalam pelanggan. Untuk mengeceknya, pelanggan harus menutup semua keran air yang ada di rumah. Kemudian cek apakah jarum pada meter air masih berputar atau tidak. Jika, masih berputar, pelanggan secepatnya memperbaiki kebocoran tersebut," ujar Enriqo.

Resiko kebocoran pipa jaringan dalam merupakan tanggung jawab pelanggan, begitu juga dengan perbaikan kebocoran pipa tersebut. Selain kebocoran pada jaringan pipa pelanggan, yang menjadi pemicu tagihan air lebih tinggi dari bulan-bulan sebelumnya adalah pemakaian air yang berlebih serta kebiasaan pelanggan dalam memakai air sehari-harinya.

"Pemakaian air yang lebih banyak dibandingkan bulan sebelumnya, juga dapat menyebabkan kenaikan pada tagihan air pelanggan. Penggunaan air menjadi berlebih dari sebelumnya ketika kedatangan kerabat yang berkunjung ke rumah,atau sedang merenovasi rumah," ujar Enriqo.

Tagihan air membengkak pada suatu rumah tangga juga dapat disebakan karena kebiasaan dalam menggunakan air. Bisa saja keluarga yang lebih banyak anggota keluarganya lebih bijak menggunakan air bersih, dibandingkan dengan keluarga yang memiliki anggota keluarga yang lebih sedikit. Sebagai contoh kebiasaan menggunakan air pada keluarga yang lebih sedikit, mungkin terus membuka keran saat sedang menggosok gigi. Sementara keluarga yang jumlah anggotanya lebih banyak, tidak membuka keran saat sedang menggosok gigi. Keran dibuka saat sedang berkumur. Selain itu, dapat juga disebabkan oleh seringnya mencuci kendaraan dengan keran maksimal, yang sebaiknya menggunakan ember untuk menghemat pemakaian air.

"Pelanggan yang merasa tagihan tidak sesuai, bisa datang langsung ke kantor pelayanan ATB untuk dilakukan pengecekan. Namun, kami berharap pelanggan dapat lebih bijak dalam menggunakan air. Tagihan yang dibayarkan akan lebih sedikit, jika pelanggan dapat menggunakan air dengan lebih hemat. Dengan itu, kita juga dapat bersama-sama menjaga ketersediaan air baku yang terbatas di kota Batam," tutup Enriqo. (Imelda/Corporate Communication)