Mengapa Air ATB Terkadang Berbuih dan Berwarna Putih

Artikel ini diambil dari www.atbbatam.com
Dipublikasikan Pada : 22-MAY-2018 10:46:58,   Dibaca : 428 kali
Terkadang ada pelanggan air bersih ATB yang mengeluhkan mengapa kualitas suplai air yang dialirkan berwarna putih dan berbuih ke rumah pelanggan. Saat kran air dibuka, pada waktu tertentu terlihat buih dan berwarna putih.

"Ini dapat terjadi jika adanya tekananan air yang terlalu tinggi di dalam pipa. Kondisi terjadi dimana pemakaian air di suatu area sedang tidak banyak digunakan pelanggan," ujar Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB, Senin (21/5).

Walaupun suplai air yang diterima oleh pelanggan berbuih putih, namun air tersebut tetap aman untuk dikonsumsi dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

Kondisi air berbuih dan berwarna putih ini bersifat sementara. Pelanggan dapat mendiamkan air tersebut beberapa saat, maka buih dan warna putih tersebut akan hilang dengan sendirinya.

"Pelanggan cukup mendiamkan air berbuih dan berwarna putih sesaat, maka air tersebut akan kembali jernih, dan aman untuk digunakan pelanggan dalam kegiatan sehari-hari," ujarnya.

Air berbuih putih terkadang diasumsikan pelanggan sebagai dampak penggunaan klorin pada air. Padahal klorin yang bermanfaat untuk membunuh bakteri tersebut tidak bewarna dan tidak merubah warna air, hanya berbau.

Kadar klorin pada air yang diolah oleh ATB tidak melebihi standar. Klorin bukanlah zat kimia yang murah, sehingga ATB selalu memastikan klorin digunakan sesuai dengan standarnya.

Dalam berbagai kesempatan, PT Adhya Tirta Batam terus mengedukasi pelanggan terkait suplai air ATB yang pada waktu tertentu muncul buih berwarna putih ini. Melalui kunjungan warga ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) ATB, layanan call centre ATB, serta media sosial ATB, seperti facebook, twitter, dan instagram. Sehingga diharapkan pelanggan dapat mengetahui dan memahami, jika kondisi tersebut muncul sewaktu-waktu.

"Pelanggan ada yang khawatir mengenai dampak dari klorin yang dapat membahayakan tubuh. Namun, kadar klorin pada air yang diolah oleh ATB sudah sesuai dengan standarnya. Jadi, tidak berbahaya. Klorin yang digunakan untuk membunuh kuman, bakteri pada air, sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh World Health Organization dan Permenkes," tutup Enriqo. (Corporate Communication)