CEO ATB Jadi Satu-satunya Pembicara Indonesia di SCADA WORLD SUMMIT IX 2018 di Singapura (2)

Artikel ini diambil dari www.atbbatam.com
Dipublikasikan Pada : 16-SEP-2018 08:23:44,   Dibaca : 336 kali
Meski bergerak di bidang utilitas dalam lingkup melayani kebutuhan air bersih lokal Batam, namun ATB telah diakui sebagai benchmark bagi perusahaan air dalam dan luar negeri. Benny membawakan topik bertemakan SCADA, GIS and ERP System Integration. Dalam paparannya, Benny menjelaskan bahwa sistem yang diterapkan ATB sendiri merupakan sistem SCADA terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan air. Setiap proses yang berkaitan dengan pengelolaan air hingga service petugas di lapangan dapat dimonitoring secara real time sehingga kualitas produk dan jasa yang diberikan ATB terjaga sesuai standarisasi yang telah ditetapkan.

Terobosan luar biasa diciptakan ATB melalui sistem SCADA 4.0 karena berhasil mengintegrasikan semua sistem yang dibutuhkan dan menggabungkannya dengan sistem ERP dalam satu platform, dimana hal tersebut sangat sulit dan jarang berhasil dilakukan oleh perusahaan manapun. Namun ATB dengan tenaga SDM dari negeri sendiri, mampu membangun ATB SCADA yang menjadi acuan dan memberi dampak luas bagi perkembangan inovasi teknologi dunia.

Disamping itu, Benny juga memaparkan kemampuan ATB SCADA dalam memasukkan Big Data Analytic dari seluruh komponen operasi yang dipadukan dengan sistem ERP yang hasilnya tidak hanya mampu membantu tim teknis dan operator lapangan saja, namun juga mampu merambah ranah business intelligence yang dapat membantu memberikan ???insight??? bagi manajemen dalam mengambil keputusan bisnis dengan cepat dan tepat.

ATB SCADA System telah diakui mampu menjadi sistem percontohan bagi pengembangan sistem khususnya SCADA 4.0 karena berhasil mengintegrasikan dan mengatasi semua isu utama baik dalam pengembangan maupun penerapannya dalam operasional perusahaan.

Hingga saat ini, hanya ATB yang mampu memiliki sistem SCADA yang terintegrasi di bidang pengelolaan air minum. ATB SCADA yang sedang dalam proses patent ini, menjadi salah satu indikator bahwa ATB memang layak diproyeksikan sebagai operator air kelas dunia di masa depan.

Kehadiran ATB sebagai maestro pengelola air dan tangan kreatif seorang Benny Andrianto yang mampu melakukan pengembangan SCADA terintegrasi yang dapat memberikan insight dari segi teknis hingga proses pengambilan keputusan untuk menjalankan roda bisnisnya, telah membuka mata para pakar dunia perihal eksistensi ATB dan Kemampuan Bangsa Indonesia di kancah internasional.

Sulit rasanya menemukan perusahaan air yang levelnya diatas atau setidaknya setara dengan ATB. Pencapaian dan pembuktian kapabilitas kinerja yang mumpuni dari segala aspek, wajar jika ATB menjadi satu-satunya benchmark perusahaan air di Indonesia serta diakui oleh industri global. ATB SCADA bahkan telah mendunia dengan seringnya ATB mendapatkan kunjungan studi banding dari negara lain seperti Cina, Afrika Selatan, Korea, Malaysia dan Timor Leste.

ATB yang telah mengabdi selama 23 tahun untuk pengelolaan air di Batam, memiliki rekam jejak pencapaian prestasi yang luar biasa baik dari segi sistem manajemen, pelayanan pelanggan, kehandalan SDM, produk layanan dan jasa, pengolahan serta pendistribusian air hingga inovasi teknologi demi service excellence. Hal inilah yang menjadikan tolak ukur ATB tetap menjadi perusahaan air terbaik hingga kini dan nanti sesuai dengan slogan yang dimilikinya, ATB Tak Terganti!. (Corporate Secretary/Dona Adriani)