Adhya Tirta Batam Official Website

ATB Rangkul Pelanggan Melalui Customer Contact Forum

Artikel ini diambil dari www.atbbatam.com
Dipublikasikan Pada : 05-DEC-2019 14:25:57,   Dibaca : 468 kali
BATAM - Ada kalanya keluhan pelanggan berkembang menjadi masalah tersendiri jika tidak ditangani dengan baik. Tidak merespon atau bahkan memberi respon yang tidak tepat ke pelanggan akan merusak kepercayaan dan menurunkan tingkat kepuasan pelanggan. Tentu saja hal ini akan berimbas kepada reputasi perusahaan.

Menciptakan kepuasan pelanggan, bukan perkara mudah. Butuh proses yang cukup panjang karena dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kualitas pelayanan, produk yang ditawarkan, perbandingan harga hingga inovasi yang dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan perlu menjalin komunikasi dan hubungan baik dengan pelanggan untuk mempertahankan reputasi sehingga siklus operasional bisnis dapat berjalan lancar.

PT Adhya Tirta Batam (ATB) merangkul pelanggan untuk membangun pelayanan berkualitas dengan melakukan transformasi komunikasi bersama pelanggan yang berkelanjutan. Salah satunya melalui program edukasi ATB Customer Contact Forum. Program ini diselenggarakan sebagai wadah komunikasi dan partisipasi pelanggan dalam upaya peningkatan kinerja pelayanan ATB.

"Saat ini lalu lintas informasi berjalan sangat cepat sehingga memberi celah untuk penyebaran berita yang tidak valid. Customer Contact Forum ini menjadi wadah untuk mendengarkan aspirasi dari pelanggan secara langsung dan berdiskusi untuk mendapatkan solusi terbaik. Pelanggan juga akan mendapatkan informasi yang akurat mengenai ATB sehingga tidak mudah terprovokasi berita hoax," jelas Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary ATB, Rabu (4/12) di Kantor Pelayanan Pelanggan ATB Sukajadi.

Sejak Januari hingga November 2019, ATB Customer Contact Forum telah melakukan sosialisasi edukasi dan diskusi bersama warga di 8 titik berbeda yaitu Pusat Rehabilitasi Sosial Non Panti (PRSNP) Tanjung Pandan, Tiban, Marina, Kelurahan Batu Besar, Kavling Sei Lekop, Tanjung Uncang, Batam Centre dan Batu Aji.

Melalui ATB Customer Contact Forum, pelanggan akan mendapatkan informasi akurat seputar layanan ATB dari staf yang kompeten dibidangnya sehingga tidak terjadi kesalahpahaman informasi. Kesalahpahaman yang kerap muncul, misalnya saat terjadi kebocoran pipa akibat pihak ketiga yang mengakibatkan gangguan suplai atau kondisi suplai air yang belum maksimal di beberapa wilayah. Terkadang pelanggan belum mengerti kendala sebenarnya sehingga muncul keluhan atas pelayanan.

Dampak positif dari kegiatan contact forum salah satunya ketika ATB terpaksa harus melakukan rationing Waduk Harapan pada April lalu. Dari 15 ribu lebih pelanggan yang terdampak, keluhan yang masuk sekitar 347 pelanggan dan hanya 4 pelanggan yang tidak bisa memahami mengapa harus ada penggiliran suplai. Selebihnya sangat memahami dan bersedia dilakukan rationing setelah mendapatkan penjelasan langsung dari ATB secara lengkap mengenai kondisi air baku di Harapan.

ATB memberikan pemaparan yang lengkap mengenai kondisi suplai air termasuk upaya konservasi lingkungan untuk menjaga ketersediaan air baku di Batam. ATB bersama BP Batam dan Pemko Batam serta masyarakat secara rutin bersinergi melakukan kegiatan penanaman pohon di daerah tangkapan air. Edukasi ini diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menghemat air dan menjaga kelestarian lingkungan.

Selain mendapatkan informasi seputar pelayanan, pelanggan juga disuguhkan tambahan pengetahuan mengenai bahaya narkoba dan HIV-AIDS. Sosialisasi ini merupakan bagian dari implementasi program Pencegahan dan Penanggulanga