Fri, 24 Nov 2017
Selamat Datang di Website PT. Adhya Tirta Batam (ATB)
Bayarlah tagihan anda sebelum tanggal 20 setiap bulannya untuk menghindari terkena denda tunggakan

Info Grafis

Kunjungan Kerja - PDAM Surya Sembada `Penasaran` dengan SCADA Terintegrasi di ATB

Dipublikasikan Pada : 10-JUN-2017 ,   Dibaca : 1054 kali

BATAM - Sebagai Benchmark perusahaan air di Indonesia, PT Adhya Tirta Batam (ATB) kembali mendapat kunjungan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Indonesia pada Jumat (9/6/2017).

PAda kesempatan tersebut, perwakilan manajemen PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Jawa Timur sengaja datang ke Batam guna mempelajari lebih jauh konsep SCADA Terintegrasi yang di aplikasikan ATB.

"Kami datang ke ATB sebagai bentuk studi banding tentang SCADA yang sudah terintegrasi disini. Sebenarnya kami sudah menggunakan SCADA, namun masih bersifat lokal dan belum terintegrasi seperti di ATB. Jadi kami ingin belajar banyak tentang SCADA di ATB,"ujar Yulowar Katamsi, Manager Senior Produksi dan Distribusi PDAM Surya Sembada, di Batam.

Dalam kunjungan tersebut, perwakilan manajemen PDAM Surya Sembada diperkenalkan dan melihat secara langsung aplikasi SCADA di ruang kontrol SCADA di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mukakuning.

Sadma Lastyanta Manager NRW ATB didampingi Jamaluddin IT Manager, Wahyu Widyanto Distribusi Manager, Enriqo Moreno Corporate Communication Manager, Sulistiyo Planning Manager serta tim dari Scada Arpat, menjelaskan sekilas konsep scada secara umum, seperti SCADA yang terintegrasi untuk produksi, distribusi, NRW serta integrasi dengan GIS Geographic Information System

"Di area produksi dengan SCADA bisa lebih memudahkan monitoring mulai dari level dam, pengontrolan area produksi, pengoperasian pompa, dan buka tutup valve," lanjut Sadma.

Begitu juga SCADA untuk distribusi, bisa memonitor seluruh area DMZ setiap dmz juga di bagi lagi dengan sub-sub dmz dengan jumlah yang cukup banyak, termasuk bisa mengetahui level tanki reservoar.

Sedangkan untuk NRW dengan penggunaan scada tentunya jadi bagian penting, mengingat dengan adanya scada dapat lebih mudah untuk memonitor titik-titik kebocoran yang ada di lapangan. Begitu juga dapat memonitor tekanan pada pelanggan, kondisi suplai ke pelanggan.

Selain SCADA, ATB juga memiliki GIS. Dengan GIS, Manager terkait atau Direksi bisa mengetahui jumlah aset yang dimiliki baik pipa, valve, meter dan instrumen lainnya

Aplikasi teknologi pendukung lainnya yang di kembangkan ATB adalah AIRS atau ATB information sistem sebuah sofeware untuk bidang pelayanan seperti sambung baru. Dengan AIRS dapat di monitor proses-demi proses mulai dari proses awal hingga sampai terpasang.

"Dengan scada yang saling terintegrasi ini sebagai bentuk kemudahan dan membantu bagi kami antara produksi, distribusi dan NRW serta AIRS sehingga tingkat kebocoran air bisa ditekan," jelas Sadma

Sementara itu, Yulowar mengatakan SCADA yang ada di ATB merupakan aplikasi yang sangat lengkap yang ada di perusahaan air minum di Indonesia, termasuk perusahaan air swasta lainnya yang juga telah menggunakan scada.

"Scada yang ada di ATB sudah sangat bagus kita sudah keliling melihat di beberapa PDAM seperti di Banjarmasin, dan PDAM lainnya termasuk Palyja perusahaan air swasta tidak memiliki scada terintegrasi lengkap seperti di ATB, disini tim IT nya juga sangat maju," ujar Yulowar.

Adanya studi banding ke ATB jadi informasi tambahan agar bisa di aplikasikan bagi PDAM Surya Sembada. Meski secara lokal sudah menerapkan scada, secara bertahap akan di kembangkan agar bisa saling terintegrasi. (Corporate Communication/Yusuf Riadi)


Copyright © 2016 Adhya Tirta Batam. All Rights Reserved. Situs didesain oleh Internal Developer PT. Adhya Tirta Batam