Sun, 19 Nov 2017
Selamat Datang di Website PT. Adhya Tirta Batam (ATB)
Bayarlah tagihan anda sebelum tanggal 20 setiap bulannya untuk menghindari terkena denda tunggakan

Info Grafis

Belasan Mahasiswa Karyasiswa Kementerian PUPR Datangi ATB

Dipublikasikan Pada : 28-AUG-2017 14:30:35,   Dibaca : 1124 kali

BATAM - Untuk kesekian kalinya, PT Adhya Tirta Batam (ATB) menjadi rujukan untuk perusahaan daerah air minum (PDAM) hingga perguruan tinggi di Indonesia untuk mendapatkan informasi terkait Pengelolaan air minum.

Kali ini, belasan Mahasiswa Karyasiswa dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Program Studi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran Bandung mendatangi ATB guna melakukan studi berkenaan tesis yang akan mereka buat pada Senin (28/8/2017) siang.

"Studi trip yang kita lakukan ini terbilang disengaja, mengingat hal ini sesuai dengan bidang studi dari adik-adik ini mengenai akuntansi pemerintahan dan erat hubungannya dengan pengelolaan menajemen investasi yang lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,"kata Dr. Tettet Fitrijanti,SE.MSi.Ak Rektor Universitas Padjadjaran.

Spesialis Akutansi dan Manajemen Keuangan Syariah dan Sektor Publik ini juga mengatakan dipilihnya ATB setelah pihaknya melakukan konsultasi ke beberapa perusahaan swasta, BUMD maupun BUMN tentang perusahaan pengelolaan air bersih terbaik di Indonesia adanya di Batam, yakni di ATB.

"Oleh karena itulah kami datang jauh-jauh guna melakukan studi trip ke ATB di Batam,"jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, rombongan disambut hangat manajemen ATB yang diwakili oleh Enriqo Moreno Corporate Communication Manager ATB, Eka Riauni Senior Supervisor QHSE dan Raja Roy Finance Manager ATB di ruang BOD lantai 8 Adhya Building Sukajadi Batam.

Disesi pengenalan, Enriqo Moreno Corporate Communication Manager ATB memaparkan perkembangan dan sejarah berdirinya ATB di kota Batam, serta berbagai permasalahan dalam penyediaan air bersih di Batam.

Diantaranya jumlah penduduk, kebutuhan air di Batam hingga pengalaman Elnino yg melanda Batam hingga dilakukannya rationing .

Selain itu, ATB terus memberikan evaluasi untuk meningkatkan kinerja, baik dalam cakupan layanan, kapasitas produksi dan layanan yang di siapkan ATB.

Begitu juga untuk penanganan kebocoran, ATB pada masa-masa awal juga memiliki tingkat kebocoran yang cukup tinggi.

"Semuanya dibangun dari awal oleh karyawan ATB sendiri, data-data pelanggan kita petakan satu-persatu sehingga bisa dikombinasikan dengan penggunaan teknologi informasi yakni SCADA yang terintegrasi antara distribusi, produksi dan NRW hal ini untuk lebih mudah mengontrol dan memonitor secara realtime," jelas Enriqo.(Corporate Communication ATB/Iman Suryanto)


Copyright © 2016 Adhya Tirta Batam. All Rights Reserved. Situs didesain oleh Internal Developer PT. Adhya Tirta Batam