Sat, 26 May 2018
Selamat Datang di Website PT. Adhya Tirta Batam (ATB)
Layanan ATB Mobile hadir di GOR Bandara, Lap Bola Tanjung Uma, Pasar BBC Dapur 12, pasar Fanindo Tanjung Uncang.
Pembayaran tagihan air ATB bisa dilakukan di Alfamart dan Indomaret serta Bank Bukopin
Jajaran Direksi, Manajemen serta seluruh Karyawan ATB mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1439 H.
ATB Raih TOP Perusahaan Air Minum Terbaik dan TOP CEO Perusahaan Air Minum Terbaik dari TOP BUMD 2018.
Bayarlah tagihan anda sebelum tanggal 20 setiap bulannya agar terhindar dari denda keterlambatan dan penghentian aliran air bersih.

Info Grafis

Taat Pembayar Pajak ATB diberi Penghargaan dari DJP

Dipublikasikan Pada : 20-APR-2018 16:45:42,   Dibaca : 152 kali

PT. Adhya Tirta Batam (ATB) kembali mendapat penghargaan sebagai perusahaan pembayar pajak terbesar dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Batam. ATB masuk dalam perusahaan besar yang taat pembayaran pajak.

Penghargaan untuk ATB diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kakanwil DJP) Riau dan Kepri Jantika, didampingi Kepala KPP Madya Batam, Arman Imran kepada Finance Director ATB Asriel Hay, Kamis (19/4) di Batam.

"ATB sebagai perusahaan yang menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik tentunya menjalankan peraturan yang berlaku, termasuk pembayaran pajak perusahaan atau pajak lainnya, ATB membayar pajak sesuai dengan ketentuan," ujar Asriel Hay.  

Apresiasi sebagai pembayar pajak terbesar untuk kategori perusahaan/badan yang diterima ATB, masuk dalam 100 perusahaan pembayar pajak terbesar yang dipilih KPP Madya Batam.

Penghargaan ini menunjukkan bahwa ATB menjadi perusahaan yang telah diakui oleh DJP Pajak sebagai perusahaan yang taat dan tertib dalam melakukan pembayaran pajak.

"Ini sebagai tanda kepatutan ATB dalam melakukan aturan-aturan yang sudah ditentukan oleh perpajakan, kita sangat bersyukur atas penghargaan ini," tambah Asriel.

Jatnika mengatakan, penerimaan pajak di Kepri dan Riau juga berkorelasi dengan kondisi ekonomi pada dua daerah ini. Meski demikian, pada tahun 2017 merupakan tahun dengan titik ekonomi terbawah di Kepri.

"Tahun ini terget penerimaan pajak bisa meningkat 22 persen dari tahun lalu, harapan kami untuk pajak ini memang dari Kepri," ujar Jatnika.

Dia menambahkan penerimaan pajak badan/perusahaan secara nasional tumbuh mendekati 10 persen di tahun 2018. Sedangkan untuk Riau dan Kepri saat ini untuk bruto baru tumbuh satu persen, sementara untuk nettonya masih minus.

"Saya yakin 100 perusahaan terbesar di Batam ini bisa meningkatkan penerimaan pajak di Kepri," jelas Jatnika.

Namun ia mengaku sangat optimistis, di tahun 2018 ini penerimaan pajak akan mencapai target searah dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik.

"Kepri terget pertumbuhan ekonominya diharapkan bisa mencapai tujuh persen," ujar Jatnika.

Selain ATB sejumlah pimpinan maupun perwakilan perusahaan ternama di Batam dan Kepri terlihat hadir menerima penghargaan. Diantaranya Batamindo Investment Cakrawala, PT Schneider, PT Mc Dermott Indonesia, PLN Batam, PT Bahtera Bahari shipyard, Citra Tubindo, Citra Shipyard hingga sejumlah perusahaan perbankan. (Corporate Communication / Yusuf Riadi)


Copyright © 2016 Adhya Tirta Batam. All Rights Reserved. Situs didesain oleh Internal Developer PT. Adhya Tirta Batam