Wed, 21 Nov 2018
Selamat Datang di Website PT. Adhya Tirta Batam (ATB)
Layanan ATB Mobile hadir di GOR Bandara, Lap Bola Tanjung Uma, Pasar BBC Dapur 12, pasar Fanindo Tanjung Uncang.
ATB Raih TOP Perusahaan Air Minum Terbaik dan TOP CEO Perusahaan Air Minum Terbaik dari TOP BUMD 2018.
Pembayaran tagihan air ATB bisa dilakukan di Indomaret serta Bank Bukopin
Bayarlah tagihan anda sebelum tanggal 20 setiap bulannya agar terhindar dari denda keterlambatan dan penghentian aliran air bersih.

Info Grafis

MGMP Kimia Kota Batam Kini Kami Mengetahui Proses Pengolahan Air ATB

Dipublikasikan Pada : 09-MAY-2018 09:05:29,   Dibaca : 584 kali

Sebanyak 27 orang guru-guru Kimia se-kota Batam berkunjung ke PT. Adhya Tirta Batam, Selasa (8/5). Kunjungan ini berlangsung di Instalasi Pengelolaan Air Duriangkang. Adapun kunjungan ini bertujuan untuk menambah wawasan para guru yang tergabung dalam MGMP Kimia dengan melihat langsung proses pengolahan air bersih ATB.

"Kami ingin sekali mengetahui proses pengolahan air bersih ATB. Dimana sumber air baku di Batam berupa air hujan, kemudian diolah ATB menjadi air bersih yang layak untuk didistribusikan ke pelanggan," ujar Nila, Sekretaris MGMP Kimia.

Kunjungan MGMP Kimia dikemas secara menarik dan edukatif dengan penyampaian materi produksi tentang proses pengolahan air di Batam oleh Yaya Zakaria, Superintendant Production ATB. Kemudian, para perwakilan guru MGMP Kimia diajak meninjau langsung proses pengolahan air bersih ATB di Instalasi Pengolahan Air ATB, Duriangkang.

"Air hujan yang menjadi sumber air baku di Batam, wajib dijaga ketersediaannya. Air baku tersebut diolah ATB menjadi air bersih, yang sebelumnya sudah melalui tahapan pengolahan air berdasarkan standar WHO dan Permenkes RI," ujar Yaya.

ATB telah mengolah air berdasarkan standar World Health Organization (WHO) dan Permenkes RI, sehingga kualitas air yang dihasilkan juga secara terus menerus dipantau. ATB memiliki laboratorium yang telah dilengkapi peralatan modern serta sumber daya manusia ATB telah terlatih untuk menguji air baku secara berkala.

"Pada tahap akhir pengolahan air, ATB akan menambahkan klorin untuk membunuh bakteri. Namun, klorin yang kami gunakan jumlahnya sudah terukur, sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan oleh WHO dan pemerintah," ujar Yaya lagi.

Selain untuk membunuh bakteri, penambahan klorin juga bertujuan untuk mengurangi bau, warna, kadar besi dan mangan. Pemberian klorin yang tepat, sangat bermanfaat agar air lebih aman dikonsumsi pelanggan.

Para perwakilan guru yang tergabung dalam MGMP Kimia sangat antusias dengan penjelasan yang diberikan. Diskusi pun diselingi sesi tanya jawab.

"Terkadang air di rumah saya berwarna putih dan berbuih. Apakah ada kaitannya pemberian klorin dengan hal tersebut?," tanya Nila.

Perwakilan tim produksi, Yaya pun menjawab dan memberikan penjelasan atas pertanyaan salah seorang perwakilan guru Kimia tersebut.

"Hal tersebut bukan disebabkan karena penambahan zat kimia, klorin tersebut. Air tersebut berbuih dan berwarna putih dikarenakan tekanan, turbulensi yang terlalu tinggi. Pelanggan dapat menunggu beberapa detik dan air akan jernih kembali," jelas Yaya.

Dalam kesempatan ini juga, tim ATB juga mengajak para guru yang juga pelanggan ATB untuk menghemat pemakaian air di setiap aktivitas.

"Banyak hal yang kami dapatkan dengan adanya kunjungan seperti ini. Kami jadi mengetahui proses produksi, pengolahan air ATB, yang biasanya kami sebagai pelanggan hanya tahu memakai dan membayar. Kini, dengan mengetahui ketersediaan air baku di Batam juga terbatas, kami bisa lebih menerapkan budaya hemat air di lingkungan kami. Dengan memakai air seperlunya,"tutup Nila. (Imelda / Corporate Communication)



Copyright © 2016 Adhya Tirta Batam. All Rights Reserved. Situs didesain oleh Internal Developer PT. Adhya Tirta Batam