Wed, 20 Jun 2018
Selamat Datang di Website PT. Adhya Tirta Batam (ATB)
Layanan ATB Mobile hadir di GOR Bandara, Lap Bola Tanjung Uma, Pasar BBC Dapur 12, pasar Fanindo Tanjung Uncang.
ATB Raih TOP Perusahaan Air Minum Terbaik dan TOP CEO Perusahaan Air Minum Terbaik dari TOP BUMD 2018.
Pembayaran tagihan air ATB bisa dilakukan di Indomaret serta Bank Bukopin
Bayarlah tagihan anda sebelum tanggal 20 setiap bulannya agar terhindar dari denda keterlambatan dan penghentian aliran air bersih.

Info Grafis

SCADA dan GIS di ATB Hasilkan Efisiensi

Dipublikasikan Pada : 22-DEC-2017 08:03:20,   Dibaca : 660 kali

Dewan pengawas bersama jajaran Direksi PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung berkunjung ke ATB Batam Kamis (21/12) siang. Kunjungan sekaligus silahturahmi bersama tim ATB ini ingin mempelajari konsep scada yang telah di aplikasikan ATB.

Rudie Kusmayadi, Direktur Utama PDAM Tirta Raharja Kab Bandung bersama rombongan dan dewan pengawas mengatakan, kunjungan kali ini untuk mendapatkan pembelajaran dan masukan-masukan terkait data centre dan SCADA yang ada di ATB.
 
"Kunjungan ini sangat menarik dan berguna untuk mengetahui efisiensi sistem pengelolaan air minum yang saat ini menjadi isu besar di dalam pelayanan air minum, khususnya dalam peningkatan kinerja dari sebuah PDAM," ujar Rudie Kusmayadi.

Rombongan mendapat penjelasan secara singkat tentang operasional yang ada di ATB oleh Enriqo Moreno, Manager Corporate Communication ATB di dampingi Jamaluddin IT&System Manager. Batam tidak memiliki sumber air, air baku yang ada di Batam hanya mengandalkan curah hujan yang di tampung di dalam waduk/embung.

"Kita mengelola enam instalasi dari lima waduk yang ada di Batam, semuber airnya berasal dari curah hujan, sehingga air bersih disini cukup terbatas," ucap Enriqo.

Dengan kondisi tersebut, ATB terus mengembangkan improvisasi untuk memanfaatkan sumber air yang terbatas dengan cermat. Melalui peralihan teknologi informasi, ATB mengembangkan SCADA dan GIS yang terintegrasi, hasilnya sekarang dengan bantuan SCADA bisa menghasislkan efisiensi untuk operasinal.

"Tentunya dengan adanya SCADA dan GIS terintegrasi manfaatnya sangat kami rasakan khusunya mengontrol kebocoran air, saat ini ATB tingkat kebocorannya terendah di Indonesia yakni 15,28 persen," ujar Enriqo.

SCADA di ATB terintegrasi dengan baik antara produksi, distribusi dan NRW, ketiga sistem operasional ini bisa dimonitor secara realtime dalam satu ruang kontrol (Scada room). Bahkan pejabat terkait yang berwenang bisa memonitor melalui layar handphone.

"SCADA sangat bermanfaat untuk operasional di ATB, kami telah merasakan manfaatnya dengan baik, kegiatan operasional dapat di kontrol," ujar Enriqo.
 
Dengan kunjungan ke ATB diharapkan bisa mendapatkan informasi bermanfaat untuk bisa di terapkan di PDAM Tirta Raharja. SCADA dan GIS yang telah dilihat langsung dalam kunjungan ini bisa jadi pedoman untuk menambah informasi.   
      
"SCADA di ATB sudah sangat bagus bisa memonitor semuanya, yang paling penting ini adalah hasilnya bisa memonitoring manajemen dalam kinerja. Kami ingin mempelajari sistem data centre ini, kita sendiri akan membuat seperti di ATB," harap Rudie Kusmayadi. (Corporate Communication ATB / Yusuf Riadi)


Copyright © 2016 Adhya Tirta Batam. All Rights Reserved. Situs didesain oleh Internal Developer PT. Adhya Tirta Batam