Wed, 17 Jan 2018
Selamat Datang di Website PT. Adhya Tirta Batam (ATB)
Bayarlah tagihan anda sebelum tanggal 20 setiap bulannya agar terhindar dari denda keterlambatan

Info Grafis

Mahasiswa Unrika Aplikasikan Ilmu Teoritis dengan Berkunjung ke ATB

Dipublikasikan Pada : 22-DEC-2017 18:38:56,   Dibaca : 92 kali

Perwakilan Dosen dan mahasiswa Teknik sipil Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam berkunjung ke ATB, Jumat (22/12). Kunjungan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang ini ingin mengetahui sistem produksi air ATB yang di suplai ke seluruh penduduk Batam.

"Kunjungan kami ke ATB untuk mengaplikasikan ilmu yang telah di peroleh dengan aplikasinya di lapangan. Terlebih lagi dapat mengetahui proses produksi air dari awal, hingga air siap di distribusikan ke pelanggan," ujar Riri Susanti, Dosen Teknik Sipil Unrika di sela-sela kunjungan.

Selama kunjungan, rombongan mahasiswa mendapat informasi dan gambaran umum tentang proses produksi air yang di lakukan oleh ATB. Forum yang diisi dengan lebih banyak diskusi ini disampaikan oleh Estiyudo Listiyadi Manager Produksi ATB.

Seperti ketersediaan sumber air baku yang terbatas, di Batam tidak memiliki sumber air ataupun mata air. Untuk mengolah air bersih yang di suplai ke pelanggan saat ini murni mengandalkan curah hujan yang di tampung di dalam waduk.

"Batam cukup unik, disini tidak memiliki sumber air yang cukup seperti sungai atau mata air, namun hanya mengandalkan curah hujan," jelas Estiyudo.

Selain itu, mahasiswa juga mendapat penjelasan tentang proses produksi air dimulai dari air diambil dari waduk melalui pompa intake, masuk kearea aerator yang berfungsi untuk memberikan oksigen ataupun oksidasi beberapa logam dan bau.

"Sebelum di proses lebih lanjut air dipastikan suci dari hama dan bakteri, setelah proses aerasi masuk ke tahap selanjutnya yakni sedimentasi atau pengendapan yang di sempurnakan dengan filtrasi, dan air di pompakan ke tanki reservoar," jelas Estiyudo.

Dalam kunjungan tersebut, antusias sejumlah mahasiswa juga terlihat saat diajak bekelilig ke area pengoahan air. Sambil mengamati, tidak sedikit mahasiswa yang bertanya proses demi proses yang ada di IPA Duriangkang.

"Pak kenapa air di area sedimentasi terlihat kotor, padahal air dari waduk terlihat bersih," tanya seorang mahasiswa.

Tim produksi yang mendampingi sekitar 40 orang mahasiswa ini menjelaskan secara umum setiap tahapan proses demi proses yang ada di IPA Duriangkang.

"ini gunanya proses produksi, air permukaan yang berasal dari waduk secara kasat mata kita leihat sudah bersih, harus melalui proses pengolahan terlebih dahulu agar air bebas dari bakteri dan hama, dan aman untuk di gunakan oleh manusia," jelas pria yang akrab di sapa Yudo ini.     

Dengan mendapatkan kunjungan langsung ke IPA ini diharapkan bisa menambah wawasan dan informasi bagi mahasiswa dan juga perwakilan dosen. Agar informasi yang telah di ketahui bisa sebagai bahan untuk sosialisasi ke masyarakat. (Corporate Communication ATB / Yusuf Riadi)


Copyright © 2016 Adhya Tirta Batam. All Rights Reserved. Situs didesain oleh Internal Developer PT. Adhya Tirta Batam